Cirebon, -boleh dikatakan aneh tapi yanta dan bisa juga dianggap alasan klasic seorang Ir Beni Kabag Oprasi yang didampingi Riki S.sos. Jasa Marga Cabang Palimanan Kanci taksanggup menjelaskan permasalahan jalan Tol Plumbon –Palimanan yang selalu mengalami kerusakan.
Kepad SP pihaknya tidak bisa secara dtail menjelaskan dan mungkin jika ingin puas mendapatkan penjelasan silahkan hubungi Jasa Marga Pusat karena kewenangan mutlak bukan pada kami disini. Jadi minta maklumnya saja.ujarnya.
Mungkin ini akan menjadi PR bagi pelanggan jalan tol karena kejelasan kenapa dan kapan pelanggan bisa merasa puas mengunakan jalur tol khususnya jalur Plumbon –Palimanan,
bagi pelanggan jalan tol yang melintasi jalur Plumbon – Palimanan harus memaklumi jika dalam melintasi jalan tol selalu dihiasi dengan rambu-rambu perbaikan dan rambu bahaya yang tidak ada hentinya pihak Jasa Marga memperbaiki jalan yang selalu bergelombang, retak, padahal jalan tersebut dicor.
Menurut Andry salah satu pengemudi yang basa melintasi jalur tersebut mengatakan bahwa kalau Dilihat dari kontruksi jalan yang menggunakan coran dengan semen terlihat kokoh akan tetapi tidak hentinya melakukan perbaikan, masih bayak menimbulkan pertanyaan kepada jalur plumbon – palimanan, banyak juga yang menduga bahwa tanah sepanjang jalur tersebut masih labil.
Saya hanya menghimbaw dan berharap kepada pihak Jasa Marga Cabang Palimanan - Kanci agar kiranya memberikan pelayanan yang baik terhadap konsumen, jangan sampai ada keluhan kepada jasa marga terkait selalu adanya perbaikan, karena apapun alasanya kami ini konsumen, dan tidak gratis melewati jalan tol. Ungkapnya.Bambang
Senin, 25 Agustus 2008
Kabag Operasi Jasa Marga Taksanggup Jelaskan Jalan Tol Rusak.
Bupati Cirebon Rsmikan Unit Pengolahan Sampah Indocment

Cirebon,- PT Indocement Tunggal Perkasa Tbk.(“Indocment”) mengundang para Muspida guna menyaksikan peresmian Unit Pengolahan Sampah oleh Bupati Cirebon, yang merupakan kerja sama Indocment dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Palimanan Barat Kab.Cirebon.
Unit pengolahan sampah sampah tersebut didirikan diatas tanah desa Palimanan Barat seluas 1.120 M2 dengan bangunan 677 M2, terletak disebelah barat pabrik Indocmen Palimanan, yang dilengkapi dengan peralatan pengolahan sampah dan 2 buah motor pengangkut sampah yang disediakan oleh Indocment. Proyek ini memberikan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar pabrik Indocment di Palimanan Barat, khususnya unsur pemuda yang akan terlibat secara langsungdalam proses pengolahan sampa ini.
Pengolahan sampah tersebut akan mengelola sampah rumah tangga dari masyarakat sekitar pabrik Indocement di Palimanan menjadi energi berupa kompos dan biomas yang hasilnya akan dimanfaatkan / dibeli oleh PT Indocment. Proyek tersebut sekaligus diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mengurangi masalah yang terkait dengan tempat pembuatan sampah yang sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
Program tersebut merupakan salah satu kegiatan Corporate Sosial Responsibility (CSR) Indocment yang mengunakan konsep pembangunan yang berkelanjutan (Sustanible Development) dalam upaya pengembangan masyarakat sekitar beruapay menjaga dan turut melestarikan lingkungan dan sumber daya alam yang ada.
Kegiatan CSR lainya yang juga sedang digalakan Indocmen penanaman pohon jarak pada lahan lahan marginal bekas areal penambangan yang cukup luas, biji jarak yang dihasilkan akan digunakan sebagai salah satu bahan bakar altrnatif dalam proses produksi semen, penanaman pohon jarak ini nantinya juga akn dikembangkan pada lahan lahan milik masyarakat umum sekitar pabrik.
Keberhasilan proyek CSR yang sedang jalankan Indocment diharapkan dapat memberikan makna positif terhadap kebersilahn lingkunga, pemberdayaan masyarakat serta ikut mengurangi pemakaian sumber energi yang tak terbarukan (non-renewable)dalam proses produksi dan sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan pengunaan sumber energiyang terbarukan (renewable) serta sesuai dengan program mekanisme pembangunan bersih atau clean development mechanism yang dilakukan oleh Indocment, ungkap Kuky Permana Direktur Sumber Daya Manusia.
Bupati Cirebon Drs.Dedi Supardi M,M. Dalam sambuatan mengatakan bahwa dirinya selaku kepala daerah sangat mendukung dengan adanya proyek pengolahan sampah yang dilakukan Indocment bersama BUMDES Palimanan Barat, namun bupati berharap kepada indocment agar memperhatikan seluruh masyarakat Kab.Cirebon yang mana Bupati meminta agar indocment membangun gedung sekolah untuk anak yantim piatu. Ungkap Bupati. Bambang.
Neno Warisman Tampil di Acara MTQ
CIREBON,-Artis ibukota yang tidak asing lagi namanya di gemari oleh Masyarakat indonesia yang mahir bernyanyi, membaca puisi dan berakting, Neno Warisman tampil pada pembukaan Mushabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang ke 37 tingkat Kab. Cirebon, bertempat di alun-alun Desa Gegesik Kulon Kec. Gegesik Kab. Cirebon Jawa Barat Jumat (22/08)
Acara pembukaan yang bertajuk Gelar Pesona Nada dan Dakwah, Neno tampil berduet dengan salah seorang Qori Tuna Netra dari ibukota, Ustadz Jalaludin. Selain menyampaikan pesan-pesan moral dan spiritual, Neno juga melantunkan suaranya melalui berpuisi, bernyanyi dan bercerita tentang pengalaman selama hidupnya serta dengan hiruk pikuk dunia keartisan.
Ketua MTQ ke 37 tingkat kab. Cirebon Drs. Ali Mukhayat, M.M., melalui Koordinator Arena Utama H. Nurtaufik HRS, mengatakan pihaknya akan membuat panggung utama MTQ jauh lebih meriah dari pelaksanaan MTQ sebelumnya.
“Kami sudah menyiapkan pesta kembang api pada kegiatan pembukaan dan penutupan MTQ nanti. Sehingga masyarakat yang tak sempat menyaksikan indahnya cahaya kembang api di waktu malam pembukaan, bisa melihatnya pada malam penutupan, tandasnya.
Lanjut Mugayat, masyarakat di pingggiran perdesaan nanti sudah bisa menyaksikan pesta kembang api secara langsung,“Dulu pesta kembang api hanya bisa disaksikan masyarakat perkotaan saja, sedangkan masyarakat di perdesaan hanya bisa menyaksikanya melalui televisi sekarang sudah tidak jamanya lagi begitu,” Katanya.
Pada Jumat Siang, arena MTQ ke 37 yang diselenggarakan di Gegeik akan yang dimeriakan berbagai pawai Ta’aruf yang diikuti 40 kafilah dari masing-masing Kecamatan se Kab. Cirebon. Setiap kecamatan sendiri menampilkan mempertunjukan kebolehannya dengan beragam kostum, gaya dan penampilan seni.
Bupati Cirebon Drs. H. Dedi Supardi, M. M, Wakil Bupati Drs. H. Nur Asyik, Ketua DPRD H. Tasya Soemadi Al Gotas, Tokoh Ulama dan para Camat, Kepala Desa, serta Para Undangan, unsur Muspida lainya juga ikut dalam pawai Ta’aruf dan Pembukaan MTQ,”tambahnya Ali.
Jadwal selama MTQ, di panggung utama akan ada hiburan dan penampilan seni dari berbagai daerah di kab. Cirebon, Serta untuk acara penutupan nanti, kami sudah menyiapkan Mubaligh dari Jakarta. Yakni, Ustad Sahrul Syah dan presenter acara keagamaam, Agus Izwar,”tuturnya.Bambang

